Our Right To Be Independent | Members area : Register | Sign in

Orbit Update News

2012, Aids Masih Jadi Ancaman Berbahaya

Share this history on :
Surabaya – 2011 akan segera berlalu, namun ancaman bahaya HIV/AIDS masih terus mengancam. Minimnya penggunaan kondom, kurangnya kesetiaan pada pasangan dan masih maraknya penggunaan narkoba diperkirakan masih menjadi pemicu utama penyakit berbahaya tersebut. Selain itu, tidak terbukanya atau malunya penderita untuk berkonsultasi atau mengobati penyakit tersebut menjadikan HIV/AIDS ancaman ditahun depan.

Bagi Jawa Timur, khususnya Surabaya, yang menjadi kota dengan penderita HIV/AIDS tertinggi sejak pertama kali dilaporkan pada 1996, tentunya hal ini sangat membahayakan. Saat ini sendiri dari data Dinas Kesehatan Kota Surabaya, saat ini pengidap HIV Aids dikota Pahlawan ini tercatat 560 orang. Mirisnya, kebanyakan penderita merupakan kelompok usia produktif, yaitu 20-29 tahun atau sekitar 40 persen dari total penderita.

Menanggapi hal diatas, Direktur Program Yayasan Orbit, Rudhy Wedhasmara menganggap pemerintah perlu lebih gencar dalam sosialisasi tentang HIV/Aids. Sebab menurutnya, selama ini pemerintah hanya melakukan kampanye pencegahan penularan HIV/Aids pada populasi yang berpotensi tinggi untuk tertular misalnya, lokalisasi.

"Ada baiknya, pemerintah juga berkampanye pada tingkatan keluarga. Sebab penyadaran terhadap keluarga indonesia untuk memeriksakan kesehatannya dengan tes HIV masih kurang dilakukan," paparnya saat dihubungi via selularnya, Kamis (29/12).

Rudhy menambahkan, hal itu perlu dilakukan sebab tak menutup kemungkinan banyak bayi yang tertular dari ibu atau bapaknya yang pengidap HIV. Padahal, penularan HIV ke bayi bisa dicegah. "Yang harus dikampanyekan terus menerus adalah wanita dengan HIV/ AIDS masih mempunyai harapan cerah, karena anak yang mereka kandung bisa tidak tertular HIV/AIDS dari orang tuanya," tambahnya.

Meski risiko penularan HIV /AIDS pada anak hanya sebesar 30 persen, lanjutnya, namun angka ini dapat diperkecil dengan penggunaan Prevention Mother to Child Transmition (PMTCT). "Nah, program ini yang kurang disosialisasikan," katanya.

Sekedar diketahui, pemerintah juga telah meluncurkan program PMTCT. Dimana pencegahan bayi tertular HIV dari Ibu atau Bapak bisa dicegah. Hal pertama yang harus dilakukan adalah saat pasangan berencana mempunyai anak. Pada masa 3 bulan kehamilan, sang ibu dengan HIV /AIDS akan diberi ARV profilaksis (obat antiretroviral untuk mencegah) untuk menekan virus yang ada dalam tubuhnya. Obat tersebut harus dikonsumsi sampai masa persalinan.

"Namun untuk proses persalinan dilakukan dengan cara caesar. Pasalnya, HIV banyak tersimpan di pembuluh darah atau lympfosit yang banyak terdapat di dinding rahim. Dengan caesar, bayi akan lebih cepat dipisahkan dengan darah sang ibu," ujarnya sembari menegaskan, penularan pada bayi bisa dicegah.

Orbit sendiri dalam kurun waktu 2010 hingga 2011 telah mendampingi 3 ibu hamil yang mengidap HIV dan dirujuk ke layanan program PMTCT pemerintah di RSUD. Soetomo. "Di 2010 ada 2 kelahiran, dan di tahun 2011 ini ada 1 kasus. Hasilnya dari ke 3 kasus ini, anak mereka tidak terinfeksi HIV," Ujar Rudhy sembari mengatakan layanan pemerintah soal PMTCT itu tidak berbayar.

Sementara itu selain AIDS, beberapa penyakit berbahaya lain seperti ISPA, Jantung,Diabetes da Stroke juga masih akan menjadi ancaman. Terutama bagi mereka yang tidak membiasakan gaya hidup sehat. Tidak hanya itu resistensi atau kebalnya kuman terhada obat yang ada,menjadikan TBC masuk daftar penyakit yang juga harus diwaspadai di tahun 2012 ini. Disamping itu, banyaknya kantong-kantong TBC yang belum terdeteksi juga menjadikan penyakit ini masih menjadi ancaman serius.

Oleh:Abdurrakhman K-Ismai A-editor:YL.antama.putra

(Sumber:http://www.centroone.com/news/2011/12/4y/2012-aids-masih-jadi-ancaman-berbahaya/printpage)

Thank you for visited us, Have a question ? Contact on : info@orbit.or.id
Please leave your comment below. Thank you and hope you enjoyed...

0 comments:

Post a Comment